Sabtu, 30 Juli 2011

PROFIL Larc~eN~Ciel

YUKIHIRO ===> Drummer

Yukihiro merupakan drummer L'Arc~en~Ciel ketiga setelah sebelumnya diisi oleh Pero dan Sakura. Yukihiro resmi menjadi anggota tetap L'Arc~en~Ciel tepat di hari tahun baru 1998. Ia menggantikan Sakura yang terjerat masalah drugs. Ia juga menciptakan beberapa buah lagu untuk Laruku. Ia juga melakukan remixing dalam beberapa lagu (misalnya: Pieces, Larva, dan beberapa lagi). Bahkan album Ectomorphed Work berisi lagu-lagu yang diremix olehnya.
Sebelumnya ia pernah bergabung bersama Zi:Kill pada tahun 1989, lantas pada tahun 1991 ia menjadi drummer untuk band Die in Cries yang kemudian bubar pada tahun 1995. Sebelum resmi bergabung dengan L'Arc-en-Ciel ia berperan sebagai additional member.
Saat masih duduk di bangku sekolah, Yukihiro memainkan gitar. Namun kemudian ia mulai tertarik pada drum dan mulai memainkannya hingga sekarang.
Pada awalnya fans laruku sulit menerima kehadiran Yukihiro, mereka selalu membanding-bandingkan style drum Yukihiro dengan Sakura yang dapat dikatakan telah sejiwa dengan musik Laruku. Namun bagaimanapun juga tidak dapat dibantah bahwa kemampuan Yukihiro pun tidak sembarangan, yang pada akhirnya ia dapat diterima dengan baik oleh fans Laruku.
Yukihiro adalah anggota Laruku yang paling kalem dan cool juga sedikit pemalu. Dalam setiap wawancara ia selalu memberikan jawaban yang pendek dan sederhana. Terkesan bahwa ia hanya akan bersikap ramah terhadap orang-orang yang telah akrab dengannya.
Yukihiro mungkin merupakan anggota Laruku yang paling "cyber" atau melek IT, selain jago nge-remix lagu, ia juga hobi mendesain web, dan hal-hal lainnya yang berhubungan dengan komputer. Hal tersebut juga tercermin dalam musik-musik karya Yukihiro yang bercorak trance. -,-

 KEN ===> Guitar
 
Ken merupakan gitaris L'Arc~en~Ciel. Dilahirkan di Osaka, merupakan anak bungsu dari dua bersaudara, kakanya seorang perempuan. Ken menciptakan hampir semua lagu L'Arc~en~Ciel. Dan dia merupakan salah satu pencipta lagu favoritnya Hyde. Kemampuan Ken bermain gitar didapatkan secara otodidak.
Semenjak kanak-kanak, Ken sudah mengenal Tetsu, karena mereka saling bertetangga. Bersama salah seorang teman mereka yang bernama Ko-chan, mereka berbagi kesenangan mereka akan musik.
Setelah lulus SMU, Ken melanjutkan studinya ke Universitas Nagoya, jurusan arsitektur. Sebenarnya ayah Ken menginginkannya untuk kuliah di jurusan pendidikan untuk nantinya menjadi seorang guru seperti halnya sang ayah.
Pada tahun 1992, salah seorang anggota L'Arc~en~Ciel yakni Hiro yang berposisi sebagai gitaris hengkang. Lantas Ken dihubungi oleh Tetsu untuk menjadi gitaris baru mereka (pada waktu itu tengah malam di mana Ken masih tidur). Akhirnya Ken memutuskan untuk bergabung dengan L'Arc-en-Ciel, awalnya ia mencoba melakukan dua kegiatan tersebut bersamaan, namun kemudian ia memutuskan untuk keluar dari universitas dan lebih memilih dunia musik. Tentu saja keputusannya tersebut ditentang habis oleh kedua orang tuanya. Akibatnya Ken mesti rela diusir dari rumahnya, namun ia tetap pada keputusannya walaupun pada saat itu ia tidak terlalu yakin akan masa depannya di musik. Meskipun akhirnya ia sukses bersama L'Arc~en~Ciel, kabarnya sang ayah tetap tidak mau berbicara dengannya hingga saat ini (malang nya, anyway let's hope that's not true, right?)
Ken merupakan satu-satunya anggota L'Arc~en~Ciel yang pernah menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Ken adalah seorang "perokok sejati" di manapun dan kapanpun di mulutnya selalu terselip sebatang rokok Marlboro Menthol Light.
Anggota L'Arc~en~Ciel yang paling "hentai" pantas disandangkan kepada pria satu ini. Ia selalu membuat berbagai macam joke dengan menggunakan hal-hal yang berkaitan dengan itu. Bahkan nama band yang baru dibentuknya bersama Sakura dan Ein pun bisa jadi mengarah ke sana (gile beneer). Satu-satunya hal yang bisa bikin dia lupa akan "hal itu" mungkin cuma rokok.Di S.O.A.P Ken berposisi sebagai gitaris sekaligus vokalis.
TETSUYA OGAWA ==> Bassis

Tetsuya Ogawa 3 Oktober 1969 (umur 41) adalah seorang pendiri, pemain bass, dan pemimpin grup musik terkenal Jepang, L'Arc~en~Ciel. tetsu (semua huruf kecil) juga dikenal sebagai solo artis TETSU69 (semua huruf besar), angka 69 mencerminkan tahun kelahirannya. Namun sejak awal tahun 2007, seiring dengan rilis singel Can't Stop Believing, nama TETSU69 berubah menjadi tetsu.
Tahun 2006, tetsu menjadi tamu tetap untuk band Creature Creature, sebuah band ciptaan vokalis legendaris band Jepang, Morrie dari band Dead End. Tetsu terkenal karena permainan bassnya yang tidak biasa, liar, dan cenderung rumit. Selain itu, tetsu juga dikenal sebagai artis yang dandanannya paling mencolok di antara anggota L'Arc~en~Ciel lainnya. Pada tahun 1999, dia sempat tenar dengan seri sepatu Bufallo, sebuah sepatu dengan sol setebal 15 cm. Sejak tahun 2003, dia lebih suka berdandan dengan menggunakan celana motif kotak-kotak dan kilt dengan motif yang sama.

HYDE ===> Vocal



7 Oktober 2001, Hyde ( Vokalis Larc En Ciel ) memulai karir solonya dengan melaunching singgle pertamanya “Evergreen” menggunakan label ( Haunted Record  ) produksi musicnya sendiri. sukses dengan single pertamanya, Hyde mengeluarkan single ke duanya yang bertajuk ” Angel Tale ” pada 12 Desember 2001.  nyanyian yang sangat indah, bisa dibilang lagu cristmas versi Hyde..
Kemudian pada 27 Februari 2002, Hyde kembali mengeluarkan single ke – tiganya, ” Shallow Sleep “. dengan aliran pop,  dengan perbedaan sentuhan nada ketimbang dar dua single sebelumnya. Setelah menunggu sekian lama, akhirnya pada 27 maret 2002, Hyde mengeluarkan album pertamanya bertajuk “ROENTGEN” ( Versi bahasa jepang ) di jepang. tak lama kemudian Versi inggris dari album ROENTGEN pun dirilis dan dipasarkan hanya pada  dataran asia saja,,,.
Langkah berikutnya dari karir solo dari Hyde dimulai pada 4 juni 2003  dengan single “Hello”. hebat,, kenapa?? karena single tersebut bertengger dipuncak pada sebuah acara music Oricon Charts. benar – benar musik rock yang ditampilkan pada single tersebut.. berbeda sekali dengan album yang sebelumnya sudah dirilis. selama dalam laju menuju albu, kedua, lagi – lagi Hyde mengeluarkan single barunya ” HORRIZON” yang direlease pada 6 november 2003, dan album kedua yang bertajuk “666″ direlease pada 3 desember 2003. di tahun yang sama, tour solo Hyde dimulai untuk pertama kalinya dengan mengunjungi 10 kota per 20 shows ( Wawwwww )…
dan pada bulan oktober tahap ketiga dalam menuju album ketiganya, Hyde muncul kembali dengan singlenya “COUNTDOWN” dan lagi, merajai pada Oricon Chart ( cool ). dan single lainnya lagi juga merajai di Oricon Charts ” SEASONS CALL” yang direlase pada bulan februari.. Sebagai hadiah, Hyde kembali merelase album ketiganya dan akan memulai tournya.

Jumat, 29 Juli 2011

Larc~eN~CieL


Bagi penggemar larc~en~ciel, salam kenal aja yeee..
#Laruku_Chibie

L’Arc~en~Ciel terbentuk diawali oleh seorang anak muda bernama Tetsu yang berkeinginan membentuk sebuah group band. Ia berkeinginan membentuk sebuah band karena pada saat itu band sedang populer-populernya atau sedang  membooming. Saat kecil Tetsu sering bermain musik dengan Ken (teman masa kecil tetsu) setelah pulang sekolah (sejak kecil tetsu sudah memegang permainan bass).
Sekitar tahun 1991 Tetsu bersama temannya Hiro membentuk sebuah group band dengan Tetsu memegang bass dan Hiro memegang gitar. Pada suatu kesempatan Tetsu melihat sebuah penampilan band bernama Jerusalem Rod dengan Hyde sebagai gitar dan Pero yang seorang drum. Saat melihat penampilannya, Tetsu terpikat dengan Hyde dengan mengajaknya bergabung kedalam bandnya sebagai vokalis (pada saat itu Tetsu sebenernya ingin merangkap sebagai vokalis tetapi setelah melihat penampilan Hyde ia mengurungkan niatnya). Hyde pun setuju walaupun sebenarnya pada saat itu ia lebih memilih ingin menjadi seorang gitaris tetapi dengan kehebatan Tetsu ia pun menerima tawaran itu asalkan Pero ia boleh membawa Pero. Ketika itu, mereka melakukan session di Sub-Rock dan kemudian mereka setuju membentuk group band. Dan terbentuklah L’Arc~en~Ciel di Osaka pada Februari 1991 dengan formasi awal tetsu [bass], hyde [vokal], hiro [gitar] dan pero [drum]. Tetsu memilih nama L’Arc~en~Ciel yang dia angkat dari sebuah judul film Perancis (artinya pelangi) yang dia tonton. Hanya karena nama itu kedengaran keren dan bagus saja …^,^.
Tiga bulan kemudian mereka mengadakan LIVE pertamanya di Nanba Rockets pada 30 Mei 1991. Karena corak musiknya yang unik dan berkarakter, mereka pun dengan cepat mengumpulkan banyak fans sehingga mereka makin sibuk manggung di daerah Osaka dan sekitarnya. Mereka bahkan sempat merekam video L’Arc~en~Ciel yang berisikan rekaman LIVE mereka di Nanba Rockets. Video ini terdiri dari 2 lagu, Claustrophobia dan I’m in pain.
Di tengah kesibukan dan padatnya jadwal mereka Hiro gitaris mereka meninggalkan L’Arc~en~Ciel tanpa alasan yang pasti pada tanggal 12 Juni 1991. Mereka pun kebingungan karena mereka membutuhkan seorang gitaris untuk bisa terus manggung dan melakukan proses recording lagu indie pertama mereka. Disaat genting tersebut Tetsu kemudian teringat akan teman masa kecilnya yaitu Ken. Ia pun mencoba dengan segala cara agar Ken mau bergabung ke dalam group bandnya dimana saat itu Ken sedang menyelesaikan kuliahnya di Universitas Nagoya jurusan teknik arsitektur. Setelah menerima tawaran Tetsu Ken hanya memiliki waktu 3 hari untuk cabut dari kuliahnya dan bergabung dengan L’Arc~en~Ciel (pada saat itu orang tua Ken marah minta ampun karena Ken telah meninggalkan pendidikan kuliahnya hanya untuk sebuah band dan konon mereka tidak saling bicara sampai pada saat ini ….~,~).
Bulan Oktober di tahun yang sama, pertama kalinya mereka merekam lagu “Voice” untuk CD Omnibus Gimmick. Bulan November 1992, single pertama L`Arc~en~Ciel dengan judul Floods of Tears dirilis. Single tersebut hanya dibuat 1000 buah dan menjadi barang yang jadi rebutan saat ini. Bagaimana tidak jadi rebutan, single yang saat itu hanya dijual 971 Yen saat ini bisa dijual dengan harga diatas 60.000 Yen. Tapi ternyata jalan mereka belum terlalu beruntung. Pada 30 Desember 1992, setelah LIVE di Osaka Music Hall, Pero ikut hengkang. Sekali lagi, Laruku kelabakan dan sekali lagi Tetsu berusaha mencari pengganti salah satu group bandnya. Untungnya, Tetsu melihat seorang drummer jempolan bernama Sakura di sebuah live house di Tokyo. Tetsu yang kagum akan permainan Sakura langsung mengajaknya bergabung, padahal mereka belum saling mengenal (apalagi mengingat jarak antara Osaka dan Tokyo yang cukup jauh). Sakura yang penasaran dengan Laruku akhirnya pergi ke Osaka untuk melihat band tersebut. Akhirnya pada 16 Januari 1993, Sakura resmi bergabung dengan Laruku.
Album pertama akhirnya keluar juga. Dune dirilis pada 27 April 1993 dan kemudian menduduki peringkat pertama Oricon Indies. Mereka langsung mengadakan tour pertama L`Arc~en~Ciel – Close By Dune. Bulan September, L`Arc~en~Ciel memutuskan untuk pindah ke Tokyo karena lelah mondar-mandir Osaka-Tokyo untuk konser, naik mobil yang semuanya payah dalam menyetir mobil (pada saat itu Hyde kurang setuju dengan kepindahan mereka tersebut..?,?//).
Sekitar tahun 1994, mereka  meninggalkan label indie dan bergabung dengan Ki/oon Record (anak perusahaan Sony). Bersama Ki/oon, mereka merilis single video Nemuri ni Yosete pada tanggal 1 Juli, sementara album Tierra dirilis sekitar 2 minggu kemudian, sekaligus mengawali tur Sense of Time ‘94. Pada 9-20 September, mereka berkunjung ke Maroko untuk rekaman video SIESTA, yang kemudian dirilis 1 Desember. Sementara single pertama mereka bersama Ki/oon, Blurry Eyes dirilis 21 Oktober. Single ini menjadi OST dari anime DNA2.
Sekitar 1996 merupakan salah satu tahun tersibuk L’Arc~en~Ciel,namun sayang setahun kemudian drummer mereka Sakura terlibat kasus kepemilikan obat-obatan terlarang (narkoba) kemudian ia pun ditahan polisi. Hal ini merupakan pukulan yang berat bagi L’Arc~en~Ciel dan fansnya. Imbasnya adalah dibatalkannya single berikutnya The Fourth Avenue Cafe yang akan dirilis saat itu. Segala aktifitas mereka langsung terhenti total selama 5 bulan. Akan tetapi Laruku memutuskan untuk terus jalan walaupun kini mereka hanya bertiga. Sakura akhirnya  di jatuhi hukuman penjara selama 2 tahun dan ia resmi meninggalkan Laruku pada 4 Nov ‘97.
Sekali lagi sang leader Tetsu pun beraksi dengan mencari pengganti Sakura dan ia lalu melihat Yukihiro yang merupakan mantan drummer DIE IN CRIES. Tetsu pun tertarik dengan permainan drumnya dan mernurut kabar burung Tetsu dan Yuki berkenalan lewat game robot (evanglion), pada waktu itu Tetsu bertanya tentang cara bermain game tersebut pada Yukihiro sambil menjelaskan bahwa tentang masalah bandnya dimana saat itu bandnya membutuhkan seorang drumer, Yukipun dengan senang hati menerima tawaran untuk membantu sebagai additional player dan Laruku mulai aktif kembali pada 27 Agustus 1997. Kemudian mereka mengeluarkan singgle pertama, Niji yang dirilis pada 17 Oktober. Reincarnation Live ‘97 di Tokyo Dome menandai kembalinya kesuksesan Laruku. LIVE ini bahkan memecahkan rekor penjualan tiket di Tokyo Dome. Dengan hanya 4 menit, 56.000 lembar tiket langsung terjual habis.
Pada 1 Januari 1998 Yukihiro secara resmi bergabung dengan Laruku. Masuknya Yukihiro membawa angin segar pada corak permainan musik Laruku. Single demi single yang dirilis menjadi hits seperti Winterfall, Dive to Blue dan Honey yang terjual 1 juta kopi. Pada awal Juli 1999 L`Arc~en~Ciel yang juga dikenal sebagai Laruku mengeluarkan 2 album sekaligus, Ark dan Ray dan terjual lebih dari 500 juta kopi. Di tahun 1999 juga Laruku mengadakan konser nasionalnya yang pertama, Grand Cross Tour 99. Selesai Tour itu, mereka tur promo ke Hong Kong, Taiwan dan Thailand pada September 1999.
Laruku menyambut millennium baru dengan merilis double side single NEO UNIVERSE/finale dan situs LArc-en-Ciel.com. Menyambut 10 tahun eksistensi mereka di dunia musik, pada 2001 mereka memutuskan untuk vakum untuk sementara waktu dan masing-masing personil memulai proyek solo karir. Praktis, setelah single Spirit dreams inside -another dream-, Laruku tidak mempunyai kegiatan apa-apa lagi. Mereka lalu berkonsentrasi penuh pada solo karir. Tetsu sebagai TETSU69 memulai dengan single wonderful world/tightrope, lalu menyusul Hyde dengan single evergreen . Yukihiro tak mau ketinggalan dan membentuk band Acid Android yang membawakan lagu bercorak rock-industrial. Akhirnya ken membentuk Sons of all Pussys (S.O.A.P) dimana ia reuni dengan Sakura.
Hingga 2003, para fans mulai khawatir dengan gosip akan bubarnya Laruku. Apalagi dengan dirilisnya trilogi album The Best, membuat hati fans makin menjadi-jadi. Namun Laruku menampik gosip tersebut dengan konser Shibuya Seven Days 2003 dan memulai kembali aktivitas mereka sebagai band dengan dirilisnya single READY STEADY GO.
Album SMILE kemudian menebar senyuman di kalangan fans. Mereka lalu berkesempatan mengadakan konser pertamanya di Amerika dalam acara OTAKON 2004 yang disaksikan penonton sekitar 12.000 orang. Di tahun 2005 mereka mengeluarkan album Awake yang membawa mereka melakukan tour Asia Live 2005. Setelah melakukan perjalanan tour mereka, perhatianpara personilnya pun kembali pada solo karir.
Pada tanggal 25 dan 26 November 2006, L’Arc-en-Ciel menggelar dua konser di Tokyo Dome, untuk merayakan ulang tahun mereka ke 15. Berjudul L’Anniversary. Tiket tersebut terjual hanya dalam kurun waktu 2 menit , mengalahkan rekor penjualan tiket mereka sebelumnya.Sebuah jajak pendapat telah dibuat pada website resmi selama seminggu sebelum konser yang mengizinkan para fans untuk memilih lagu yang mereka ingin dengar di acara itu.Konser tersebut kemudian ditampilkan pada saluran WOWOW pada 23 Desember 2006. Dan juga disiarkan pada 8 Februari 2007 di MTV Korea.
Laruku kemudian merekam sebuah lagu baru “Shine” yang digunakan sebagai lagu pembuka untuk anime Guardian of the Spirits. Pada tanggal 30 Mei 2007 mereka merilis single seventh heaven yang langsung menempati posisi teratas di Oricon charts. My Heart Draws A Dream yang digunakan dalam iklan mobil subaru dirilis pada tanggal 29 Augustus 2007 singgle tersebut pun juga langsung menempati posisi teratas di Oricon charts. Daybreak’s Bell yang dirilis pada 10 Oktober 2007,digunakan sebagai Soundtrack pembuka untuk anime Mobile Suit Gundam 00.dan kembali menduduki peringkat teratas dalam Oricon Charts.
Sejak dari 14 November ke 25 Desember 2007, dirilislah Hurry Xmas, bersamaan dengan dua DVD baru yang keluar pada bulan September dan Desember, yang berjudul 15th L’Anniversary Live and Chronicle 3 respectively.Album terbaru mereka Kiss, dirilis pada 21 November 2007, menduduki tangga lagu pertama di posisi nomor satu di Oricon chart.
L’Arc~en~Ciel mengadakan tur yang bernama “Theater of Kiss Tour”.yang diselenggarakan pada 22 Desember 2007 sampai 17 Februari 2008.lagu Drink it Down,digunakan sebagai lagu pembuka versi Jepang untuk game PS3/Xbox 360 Devil May Cry 4.telah dirilis sebagai single pada 2 April 2008, dan menduduki tempat teratas di Oricon weekly charts.